Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.

Continue reading

Advertisements

Hikmah: Terlalu Ketat Hemat Listrik

Kenaikan harga buat keluarga sudah seperti air dengan wadahnya. Kian tambah isi air, wadah pun tak lagi bisa menampung. Suatu saat, air akan tumpah dan mencari-cari wadah yang baru.

Keluarga mana pun takkan rela kalau harga kian melambung tak terjangkau. Terlebih jika harga menyangkut sesuatu yang penting. Listrik, misalnya. Jika kenaikan tak lagi bisa dihindarkan, mau tidak mau, penghematan jadi pilihan yang paling sederhana.

Di masa Rasulullah saw., aksesoris kebutuhan tentu tidak seperti sekarang. Waktu itu, kebutuhan hanya berputar pada sesuatu yang pokok. Belum ada pulsa telepon, gas, apalagi listrik. Sehingga, tidak pernah ada kisah sahabat Rasul yang pusing dengan kenaikan tarif listrik seperti sekarang ini. Seperti yang saat ini dialami Bu Hani.

Continue reading

Pendidikan Anak

Mendidik anak kadang mirip mengasah sebuah pisau. Butuh ketelitian dan kehati-hatian. Kalau tidak, bukan sekadar pisau yang akan menjadi tajam; tangan pun bisa luka tergores.

Setiap ibu ingin punya anak yang saleh. Taat pada Allah, bakti sama orang tua. Kalau anak bisa seperti itu, ibu mana pun akan senang. Selain karena sukses menunaikan amanah Allah, kelak di masa tua pun bisa menenteramkan.

Namun, tidak semua keinginan baik punya jalan gampang. Karena anak bukan seperti mainan lilin yang bisa dibentuk cuma dengan gerakan jari tangan. Ada hal lain yang harus diperhatikan. Butuh kesabaran, juga keteladanan. Hal itulah yang kini dirasakan Bu Cici.

Continue reading

Kaca Spion

Seorang Instruktur stir mobil tampak begitu serius memperhatikan seorang muridnya yang sedang mengemudikan mobil. Sesekali, sang Instruktur memberikan isyarat agar sang murid fokus ke arah depan.

“Jangan terlalu sering memperhatikan kaca spion,” ucap sang Instruktur ketika sang Murid kerap menoleh ke kiri atau ke kanan, juga ke atas di mana kaca spion mobil berada. Padahal, jalan yang mereka lalui lurus, tanpa belokan.

Sang Murid pun kembali fokus. Tapi, hasrat untuk menoleh ke spion lagi-lagi secara spontan muncul. Dan saat itu pula, sang Instruktur kembali mengingatkan.

Continue reading

Bahaya Ambisi Kepemimpinan

Terhadap Pribadi Aktivis

Orang-orang yang terlalu berambisi terhadap kepemimpinan dan mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin, pada umumnya memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat berebihan, sekaligus menyepelekan peran orang lain, serta bantuan dan pertolongan Allah. Padahal telah menjadisunatullah bahwasanya Allah Ta’ala tidak akan memberikan bantuan dan pertolongan kepada para hamba-Nya yang bersikap semacam itu.

Menjerumuskan Diri Sendiri ke Dalam Fitnah dan Murka Allah

Orang yang menginginkan kekuasaan dan jabatan diumpamakan sebagai orang yang tengah meletakkan dirinya pada tempat berhembusnya angin fitnah. Orang yang dalam melaksanakan kekuasaannya tidak tidak mendapat pertolongan dan bimbingan Allah,maka mudah baginya berlaku zalim dan bertindak sewenang-wenang. Jika dia berbuat seperti itu, maka berarti dia mengundang murka Allah Ta’ala.

Continue reading

Kekuatan CInta

Oleh Bayu Gawtama

Si kecil masuk ke rumah sambil meringis, tangannya memegangi lututnya yang terluka. Rupanya ia baru saja terjatuh dari mobil-mobilannya. Dan seperti biasa, ia akan melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya kepada saya, meski dengan bahasa lisan bercampur dengan bahasa tangan. Dari wajahnya saya bisa melihat rasa sakit yang dirasakannya. “Sini Abi sembuhkan sakitnya ya…”

Dengan sentuhan lembut penuh cinta, saya mengusap bagian lututnya yang luka. Ia meringis kesakitan, tapi buru-buru saya kecup lukanya dan sambil mengatakan, “Bismillaahirrahmaanirrahiim, sembuh deh. Sakitnya hilang kan? Bisa main lagi deh…” Ajaib! Ia tersenyum meski wajahnya masih sedikit menyeringai. Saya yakin rasa sakitnya masih terasa, namun kekuatan cinta yang sudah saya alirkan melalui sentuhan dan kecupan di lukanya membuat ia yakin bahwa lukanya memang sudah sembuh. Terbukti, ia pun bermain lagi seperti biasa. Jika ia terjatuh lagi, ia sudah tahu kemana akan mencari dokter ajaibnya.

Continue reading

Keutamaan Doa

Saudaraku … do’a itu memiliki banyak sekali fadhilah atau keutamaan. Berikut beberapa di antaranya:

Pertama: Do’a adalah ibadah dan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

Do’a adalah ibadah.” (HR. Abu Daud no. 1479, At Tirmidzi no. 2969, Ibnu Majah no. 3828 dan Ahmad 4/267; dari An Nu’man bin Basyir)

Kedua: Do’a adalah sebab untuk mencegah bala’ bencana.

Ketiga: Do’a itu amat bermanfaat dengan izin Allah. Manfaat do’a ada dalam tiga keadaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut,

Continue reading

Pelajaran dari Wanita Pelit

Oleh: H. Rahmat Hidayat Nasution, Lc

DALAM beberapa kitab tazkiyatun nafs, sepertiTanbiihul Ghaafiliin, Al-Jauharul Mauhuub wa Munabbihatul Quluub, dan Al-Mawaaidz al-‘Ushfuuriyyah, dicantumkan sebuah kisah ganjaran yang diberikan Allah Subhanahu Wata’ala kepada seorang wanita yang pelit bersedekah saat ia hidup di dunia. Inilah petikan kisahnya.

Suatu hari datang kepada Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم) seorang wanita dengan tangan kanan yang tidak berfungsi (lumpuh). “Ya Rasul, berdoalah kepada Allah untuk tanganku ini agar bisa berfungsi kembali seperti semula,” pintanya kepada Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam (صلى الله عليه و سلم).

“Kenapa tanganmu bisa seperti itu?” tanya Rasulullah kembali.

Continue reading

Di Masjid pun, Peran Keayahan Mulai Hilang

Praktisi parenting dan spesialis kepengasuhan anak Irwan Rinaldi mengatakan peran masjid sebagai pilar dasar pendidikan dan pembangunan karakter anak anak Muslim mulai hilang. Saat hari Jum’at misalnya, yang mayoritas jama’ahnya, hingga 90 persen, adalah usia anak anak dan remaja, khotib Jum’at nyaris tidak pernah menyapa mereka dengan pesan pesan motivasi dan sapaan yang menyentuh.

Hal itu diungkapkan Irwan sebagaimana pengalaman dia setelah berkeliling melakukan sholat Jum’at di di sejumlah masjid di Jabodatabek. Padahal waktu Jum’at adalah waktu di mana jamaah dengan usia anak dan remaja sedang berkumpul seringkali lebih banyak ketimbang jamaah dewasa.

Hari ini, sarana pendidikan yang paling efektif adalah masjid. Tapi, kata Rinaldi, ternyata banyak juga pengurus masjid yang tidak atau belum mengerti kepengasuhan anak, sehingga akhirnya anak anak pun lebih suka nongkrong di warnet ketimbang di masjid.

Continue reading

Efek Negatif Video Game

Apakah Anda termasuk salah satu orangtua yang suka memberi kesempatan anak terbiasa main video game? Sebaiknya Anda berpikir ulang.  Temuan terbaru menunjukkan mainan digital tersebut dapat mengganggu perkembangan akademis mereka. Sehingga, mereka jadi lambat membaca dan menulis.

Video game tak sepenuhnya jahat. Tapi orangtua harus tetap memantau penggunaan video game agar tak berlebihan. Jadi, orangtua tak harus menyingkirkan berbagai jenis vide game seperti Playstation.

Sebuah penelitian yang dilakukan Robert Weis, psikolog di Denison University di Ohio, memantau efek bermain video game pada kemampuan belajar anak laki-laki. Mereka tak melibatkan anak-anak perempuan karena tak bermain video layaknya bocah laki-laki.

Continue reading